Minggu, 18 April 2010

Sambungan Bibir Miring Berkait

1. Bahan dan Alat
  • Bahan : Balok ukuran 8/12 cm panjang 100 cm
  • Alat : Gergaji belah, gergaji potong ketam, siku, meteran, palu kayu, pensil, pahat lubang, dan pahat tusuk.

2. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K-3)
  • Praktikan harus selalu memakai pakaian kerja.
  • Letakkan alat-alat pada tempat yang aman (di alur kerja bangku).
  • Gunakan alat-alat sesuai dengan fungsinya.
  • Bekerjalah dengan hati-hati dan penuh perhatian (konsentrasi).
  • Selalu ikuti petunjuk keselamatan kerja yang ada
  • Ikuti petunjuk instruktor.

3. Langkah Kerja
  • Siapkan semua peralatan yang diperluakan.
  • Siapakan bahan berupa balok berukuran 8/12 cm panjang 100 cm.
  • Ketam keempat bidangnya hingga menjadi rata, lurus, halus, dan siku.
  • Lukis bentuk sambungan bibir miring pada balok yang telah diketam dengan cara sebagai berikut :
  • Lukis bentuk sambungan bibir miring berkait pada kedua ujung balok.
  • Lukisan dibuat sama, dimana ujung yang satu dibuat menghadap ke atas dan yang
  • lainnya menghadap ke bawah.
  • Beri tanda bagian-bagian kayu yang akan dihilangkan
  • Potong bagian kayu yang diberi tanda dihilangkan hingga membentuk sambungan bibir miring berkait dengan menggunakan gergaji agar hasilnya dapat lurus dan rata.
  • Dengan cara sama kerjakan pembuatan bentuk sambungan kayu yang lain.
  • Ketemukan kedua kayu yang telah dibuat bentuk sambungannya tersebut, kontrol kerapatan sambungan dan berilah tanda bagianbagian yang perlu dibenahi lagi.
  • Benahi bentuk sambungan sehingga menjadi rangkaian sambungan bibir miring berkait yang baik (lurus, rata, halus, siku, dan rapat).
  • Periksakan hasil kerja pembuatan sambungan bibir miring berkait kepada instruktor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar