Rabu, 05 Mei 2010

Sambungan Bibir Lurus Berkait


Sambungan Bibir Lurus Berkait

A. Bahan dan Alat
a. Bahan : Balok ukuran 8/12 cm panja ng 100 cm
b. Alat : Gergaji belah, gergaji potong, ketam, siku, meteran, palu kayu, pensil, pahat lubang, dan pahat tusuk.

B. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K-3)
a. Praktikan harus selalu memakai pakaian kerja.
b. Letakkan alat-alat pada tempat yang aman (di alur kerja bangku).
c. Gunakan alat-alat sesuai dengan fungsinya.
d. Bekerjalah dengan hati-hati dan penuh perhatian (konsentrasi).
e. Selalu ikuti petunjuk keselamatan kerja yang ada
f. Ikuti petunjuk instruktor.

C. Langkah Kerja
a. Siapkan semua peralatan yang diperluakan.
b. Siapakan bahan berupa balok berukuran 8/12 cm panjang 100 cm.
c. Ketam keempat mukanya hingga menjadi rata, lurus, halus, dan siku.
d. Lukis bentuk sambungan bibir lurus pada balok yang telah diketam dengan cara sebagai berikut :
1) Lukis bentuk sambungan bibir lurus berkait pada kedua ujung balok.
2) Lukisan dibuat sama, dimana ujung yang satu dibuat menghadap ke atas dan yang lainnya menghadap ke bawah.
3) Beri tanda bagian-bagian kayu yang akan dihilangkan.
e. Potong bagian kayu yang diberi tanda dihilangkan hingga membentuk sambungan bibir
f. lurus berkait dengan menggunakan gergaji agar hasilnya dapat lurus dan rata.
g. Dengan cara sama kerjakan pembuatan sambungan kayu yang lain.
h. Ketemukan kedua kayu yang telah dibuat bentuk sambungannya tersebut, control kerapatan sambungan dan berilah tanda bagianbagian yang perlu dibenahi lagi.
i. Benahi bentuk sambungan sehingga menjadi rangkaian sambungan yang baik (lurus, rata, halus, siku, dan rapat).
j. Periksakan hasil kerja pembuatan sambungan bibir lurus berkait kepada instruktor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar